Rabu, 24 Agustus 2011
7 obat alami
Asam urat atau gout adalah penyakit yang sudah ada dari zaman dahulu
kala. Bangsa Mesir sekitar 5000 tahun
lalu dan Bangsa Yunani beberapa
puluh abad kemudian sudah
menyebutnya. Al-Razi atau Rhazes,
salah satu dokter muslim kenamaan di abad pertengahan, menyarankan
beberapa jenis terapi untuk
mengobati asam urat. Asam urat dikenal sebagai “penyakit
para raja” karena banyak diderita
oleh orang-orang kaya dan
bangsawan yang suka makan yang
enak-enak namun kurang beraktivitas
fisik. Beberapa tokoh terkenal dalam sejarah diketahui menderita penyakit
asam urat, di antaranya: Kubilai Khan,
Raja Henry VIII, Nostrodamus, Isaac
Newton, Thomas Jefferson, dan Raja
Charles V yang memimpin imperium
Inggris di puncak kejayaannya. Bila kita cermati dari lakon ketoprak dan
cerita rakyat, Menak Jinggo– sang
raja Blambangan (Banyuwangi) yang
memberontak dari Majapahit–
tampaknya juga menderita asam urat.
Hal itu terlihat dari langkahnya yang terpincang-pincang dan seringnya dia
mengeluhkan kakinya. Karena sejarah penyakit asam urat yang
panjang tersebut, obat-obatan
tradisional alami juga telah lama
digunakan manusia untuk
mengatasinya. Berikut adalah
beberapa di antaranya: 1. Sidaguri (sida rhombifolia) Sidaguri adalah tanaman liar yang banyak tumbuh di tepi jalan, halaman
berumput, hutan, sawah, dan tempat-
tempat dengan sinar matahari
langsung atau sedikit terlindung.
Sidaguri mengandung alkaloid
ephedrine, terutama pada bijinya, yang memiliki efek mendinginkan
badan (anti demam), melancarkan
pencernaan, menyusutkan jaringan
(astringent), merangsang produksi air
seni (diuretik) dan menguatkan
stamina. Selain efektif untuk asam urat, sidaguri juga bermanfaat
mengatasi hematuria,
cystitis, kelemahan seksual dan
kualitas sperma buruk. 2. Legundi (vitex negundo) Bunga dan daun Legundi adalah salah
satu herbal yang sangat efektif
mengendalikan rasa sakit dan
inflamasi karena artritis dan sciatica. Pohon legundi adalah semak merayap
dengan tajuk tidak beraturan,
aromatik, dan tinggi 1-4 m. Pohon ini
dapat dijumpai sebagai tanaman liar di
daerah hutan jati, hutan sekunder, di
tepi jalan dan pematang sawah dan berbunga pada bulan Januari –
Desember. 3. Habbatussauda (nigella sativa Habbatussauda atau jintan hitam telah digunakan lebih dari 2000 tahun
oleh orang Yunani dan Timur Tengah
untuk berbagai pengobatan. Efeknya
yang anti radang sangat cocok untuk
meredakan peradangan akibat asam
urat. Selain itu, jintan hitam juga berkhasiat meredakan asma, flu dan
alergi, mengurangi tekanan darah
tinggi, mencegah batu empedu,
mencegah kanker, dan banyak
lainnya. 4. Salai guggul (boswellia serrata) Tanaman ini banyak tumbuh di India
dan Asia Selatan. Resin yang diambil
dari pohon tanaman ini dimurnikan
dan digunakan untuk mengatasi rasa
sakit dan peradangan asam urat.
Asam boswelik yang terdapat di dalamnya dikenal juga dapat
mengurangi kolesterol dan melindungi
hati terhadap bakteri endotoksin.
Bagian non-asam dari ekstrak pohon
salai guggul dapat menurunkan
tekanan darah dan bersifat menenangkan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar